Bimtek / Pelatihan Optimalisasi Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM)

Optimalisasi rencana umum Penanaman Modal mulai di tingkatkan saat ini untuk memaksimalkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. RUPM adalah rencana yang sifatnya jangka panjang, fungsinya untuk mensinergikan dan mengoperasionalkan kepentingan sektoral yang terkait. Agar tidak terjadi menyebabkan kesalahan penetapan prioritas.

RUPM dialaksanakan sesuai dengan pasal UU No. 25 Tahun 2007 yang berisi tentang penanaman modal. Pemerintah telah memberikan ketetapan RUPM agar tercipta sistem ekonomi yang kondusif, serta untuk meningkatkan daya saing dan perekonomian nasional. Sebagai dokumen perencanaan jangka panjang yang bersifat komplementer.

Tujuan RUPM

  1. Mendorong pengembangan ekonomi rakyat menggunakan sistem investasi pada usaha rakyat
  2. Meningkatkan pembangunan ekonomi pada bisnis yang sudah berjalan agar tambah maju.
  3. Menciptakan lapangan kerja
  4. Meningkatkan daya saing pengusaha hingga tingkat internasional
  5. Meningkatkan kemanapuan berbisnis melalui teknologi
  6. Meningkatkan kesejahteraan pengusaha yang berdampak pada kesejahteraan rakyat.

Berdasarkan tujuan RUPM diatas dapat di jelaskan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, maka harus di lakukan upgrade untuk mendapatkan hasil yang optimal. Sasaran dari proyek ini adalah terbentuknya RUPM yang baik dan efisien untuk semua lapisan masyarakat.

Berdasarkan hal diatas dalam rangka memantapkan pemahaman mengenai Rencana Umum Penanaman Modal maka kami akan mengadakan Bimtek / Diklat Bidang Penanaman Modal tentang Optimalisasi Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) pada:

Tanggal Kegiatan

Tempat Kegiatan

05 - 06 Januari 2026

 

13 - 14 Januari 2026


21 - 22 Januari 2026


26 - 27 Januari 2026





 

 

 

 

 

 

Hotel Orchardz Jakarta Jakarta
Hotel Abadi Malioboro Yogyakarta
Hotel Pacific Palace Batam
Hotel Eden Kartika Plaza Kuta Bali
Hotel Golden Flower Bandung
Hotel Ibis City Center Makassar
Hotel Quest Surabaya
Hotel Montana Premier Senggigi Lombok
Hotel Gets Malang
Hotel Grand Antares Medan
Hotel Furaya Pekanbaru - Riau
Hotel Quest Balikpapan - Kalimantan timur
Hotel Batu Suli International Palangkaraya
Hotel Banjarmasin Internasional Banjarmasin
Hotel Arte Bandara Lampung
Permintaan (in House) terkait Hotel di Inginkan

 

Tanggal Kegiatan

Tempat Kegiatan

05 - 06 Februari 2026 

 

13 - 14 Februari 2026


18 - 19 Februari 2026


25 - 26 Februari 2026



 

 

 

 

 

 

 

Hotel Orchardz Jakarta Jakarta
Hotel Abadi Malioboro Yogyakarta
Hotel Pacific Palace Batam
Hotel Eden Kartika Plaza Kuta Bali
Hotel Golden Flower Bandung
Hotel Ibis City Center Makassar
Hotel Quest Surabaya
Hotel Montana Premier Senggigi Lombok
Hotel Gets Malang
Hotel Grand Antares Medan
Hotel Furaya Pekanbaru - Riau
Hotel Quest Balikpapan - Kalimantan timur
Hotel Batu Suli International Palangkaraya
Hotel Banjarmasin Internasional Banjarmasin
Hotel Arte Bandara Lampung
Permintaan (in House) terkait Hotel di Inginkan

 

Tanggal Kegiatan

Tempat Kegiatan

05 - 06 Maret 2026

 

 

13 - 14 Maret 2026

 

 

16 - 17 Maret 2026

 

 

27 - 28 Maret 2026

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hotel Orchardz Jakarta Jakarta
Hotel Abadi Malioboro Yogyakarta
Hotel Pacific Palace Batam
Hotel Eden Kartika Plaza Kuta Bali
Hotel Golden Flower Bandung
Hotel Ibis City Center Makassar
Hotel Quest Surabaya
Hotel Montana Premier Senggigi Lombok
Hotel Gets Malang
Hotel Grand Antares Medan
Hotel Furaya Pekanbaru - Riau
Hotel Quest Balikpapan - Kalimantan timur
Hotel Batu Suli International Palangkaraya
Hotel Banjarmasin Internasional Banjarmasin
Hotel Arte Bandara Lampung
Permintaan (in House) terkait Hotel di Inginkan

 

Tanggal Kegiatan

Tempat Kegiatan

08 - 09 April 2026

 

15 - 16 April 2026

 

24 - 25 April 2026

 

28 - 29 April 2026

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hotel Orchardz Jakarta Jakarta
Hotel Abadi Malioboro Yogyakarta
Hotel Pacific Palace Batam
Hotel Eden Kartika Plaza Kuta Bali
Hotel Golden Flower Bandung
Hotel Ibis City Center Makassar
Hotel Quest Surabaya
Hotel Montana Premier Senggigi Lombok
Hotel Gets Malang
Hotel Grand Antares Medan
Hotel Furaya Pekanbaru - Riau
Hotel Quest Balikpapan - Kalimantan timur
Hotel Batu Suli International Palangkaraya
Hotel Banjarmasin Internasional Banjarmasin
Hotel Arte Bandara Lampung
Permintaan (in House) terkait Hotel di Inginkan

 

 

Tanggal Kegiatan

Tempat Kegiatan

06 - 07 Mei 2026


11 - 12 Mei 2026

 

21 - 22 Mei 2026


29 - 30 Mei 2026

 

 

 

 

 

 

 

 

 




Hotel Orchardz Jakarta Jakarta
Hotel Abadi Malioboro Yogyakarta
Hotel Pacific Palace Batam
Hotel Eden Kartika Plaza Kuta Bali
Hotel Golden Flower Bandung
Hotel Ibis City Center Makassar
Hotel Quest Surabaya
Hotel Montana Premier Senggigi Lombok
Hotel Gets Malang
Hotel Grand Antares Medan
Hotel Furaya Pekanbaru - Riau
Hotel Quest Balikpapan - Kalimantan timur
Hotel Batu Suli International Palangkaraya
Hotel Banjarmasin Internasional Banjarmasin
Hotel Arte Bandara Lampung
Permintaan (in House) terkait Hotel di Inginkan

 

Tanggal Kegiatan

Tempat Kegiatan

02 - 03 Juni 2026

 

09 - 10 Juni 2026

 

17 - 18 Juni 2026

 

22 - 23 Juni 2026

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hotel Orchardz Jakarta Jakarta
Hotel Abadi Malioboro Yogyakarta
Hotel Pacific Palace Batam
Hotel Eden Kartika Plaza Kuta Bali
Hotel Golden Flower Bandung
Hotel Ibis City Center Makassar
Hotel Quest Surabaya
Hotel Montana Premier Senggigi Lombok
Hotel Gets Malang
Hotel Grand Antares Medan
Hotel Furaya Pekanbaru - Riau
Hotel Quest Balikpapan - Kalimantan timur
Hotel Batu Suli International Palangkaraya
Hotel Banjarmasin Internasional Banjarmasin
Hotel Arte Bandara Lampung
Permintaan (in House) terkait Hotel di Inginkan

 

Kegiatan ini diselenggarakan secara swadana yang dibebankan ke masing-masing peserta / SKPD dengan Biaya sebesar:

Rp. 4.500.000,- (Empat juta lima ratus ribu rupiah) / Peserta 


Dengan fasilitas yang di dapat peserta sebagai berikut:
1. Pelatihan selama 2 hari / Pembahasan Materi sampai dengan Selesai
2. Peserta Menginap (Twin-Shering);
3. Seminar Kit serta Tas ;
4. Coffee Break, Lunch dan Dinner (Selama Kegiatan Berlangsung)
5. Sertifikat Pelatihan
6. Konfirmasi Pendaftaran Peserta Selambat - Lambanya H-3
CATATAN :
- Peserta di Jemput di Bandara (Peserta Group Minimal 5 Orang) (Peserta Wajib Konfirmasi)
- Konfirmasi Pendaftaran Peserta Selambat - Lambanya H-3
- Untuk Peserta Group minimal 15 Peserta dapat Request Jadwal dan tempat
- Syarat & Ketentuan Berlaku
- Daftarkan Segera, Tempat Terbatas
- BIAYA BIMTEK / DIKLAT / PELATIHAN YANG TERCANTUM SEWAKTU-WAKTU DAPAT BERUBAH
Konfirmasi Peserta:

Telpon Pusdiklat Pemendagri   021-2244.3223

Fax Pusdiklat Pemendagri 021-2244.3223

lkn.or.id phone

pusdiklatpemendagri.com whatsapp

 admin@lkn.or.id

Website Pusdiklat Pemendagri www.lkn.or.id / www.lkn.co.in

Program ini memiliki dua macam ruang lingkup, yaitu ruang lingkup wilayah dan ruang lingkup kegiatan. Ruang lingkup wilayah adalah kegiatan yang dilakukan oleh lingkup administrasi dalam suatu daerah. Bertujuan untuk meningkatkan kinerja petugas daerah agar lebih efisien dalam membuat rencana penanaman modal.

Ruang lingkup kegiatan diatur dalam peraturan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dari masing-masing provinsi. Setiap kabupaten atau Kota juga memiliki aturan tersendiri yang harus di terapkan oleh seluruh petugas. Fokus yang di kembangkan dalam sistem ini adalah penanaman modal jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek.

Cara Mengoptimalisasi RUPM

Secara umum RUPM memiliki dua arah yang harus Anda ketahui yakni dari arah kebijakan penanaman modal dan dai arah peta panduan Implementasi Umum Penanaman Modal. RUPM yang memiliki kebijakan penanaman modal harus melalui 7 langkah yang harus di perhatikan oleh pemerintah dalam menjalankan misinya.

Untuk menjalankan misi pemerintah juga membutuhkan peta panduan yang berisikan rencana dan aksi untuk mewujudkan tujuan dari RUPM. Semua hal yang harus di lakukan agar mendapatkan hasil yang baik adalah dengan melewati 4 fase yaitu pertama melalui penanaman modal yang harus dikembangkan. Hal ini adalah metode paling cepat dan efektif hasilnya.

Fase selanjutnya percepatan pembangunan infrastruktur dan energi, hal ini akan membuat kualitas kerja Anda jika kondisi infrastruktur dan energi yang dimiliki memadai.fase yang ke tiga yaitu pengembangan industri yang dilakukan secara berkala dan berskala besar bertujuan untuk meninjau peningkatan industri setelah mendapat dana tambahan.

Langkah yang terakhir dalam melakukan optimalisasi rencana umum penanaman modal adalah dengan melakukan pengembangan ekonomi yang berbasis pengetahuan. Seluruh fase tersebut diatas harus dipadukan dalam sebuah dokumen perencanaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *